banyak hal yang saya suka. Menulis terutama menulis puisi, membaca puisi. Dengan menulis dan membaca puisi seluruh isi hati dan perasaan dapat tercurah. Marah, kesal, kecewa, terpuruk, nelangsa, menangis, semua perasaan dan emosi dapat kutumpahkan. Karena menyampaikan secara langsung tidak mungkin. Hanya akan menambah permasalahan hati.
Bermain musik yaitu gitar. Meski secara otodidak, bermain gitar sama hal nya dengan menulis dan membaca puisi. Alunan nada dan permainan kata-kata, dapat menghapus kegelisahan dan kegundahan. Hati yang sedih dapat riang kembali. Saya sangat senang dengan musik apalagi bila seseorang dapat bermain musik bagi saya. Sungguh romantis dan melayang rasanya, apalagi yang memainkan lagu itu adalah seseorang yang sangat istimewa bagi saya. Musik itu universal. Tidak mengenal batasan. Itulah mengapa saya begitu mencintai musik....
Dari kecil saya terbiasa disiplin dan mandiri, sehingga terkadang hal-hal berbau perempuan kurang saya minati :-D ...
Saya senang dengan alam, dunia olah raga (dulu pernah saya menjadi atlit Kota Bandung untuk Karate, tapi saya terpaksa dan harus undur diri dari olah raga tsb, dengan alasan yang sangat prinsip bagi saya), kepemimpinan, otomotif dan nonton tentunya.....
Saya ingat sekali, waktu kecil dulu, Bapak sering mengajak kami nonton balapan motor or Sepeda (BMX dulu nya), di Jayapura (tempat kami dibesarkan dulu). Bapak juga sering mengajak kami nonton film-film terbaru, entah itu di Bioskop atau dengan menyewa video (dulu masih belum ada DVD :-D ). Biasanya tiap malam minggu kami bersama-sama ke toko penyewaan video, memesan beberapa video, tapi yang paling saya ingat, film Kungfu yang menjadi menu utama tontonan kami.....
Jiwa seni saya bermula dari kebiasaan Bapak selalu mendengdangkan lagu dan mengiringi kami bernyanyi dengan gitar. Bahkan dulu kami berlima dengan satu motor Honda "Tiger jadul" Bapak, posisi abang didepan-Bapak-kakakku-mama dengan menggendong aku, sambil menyusuri jalan-jalan di Jayapura membawa kami rekreasi, kami bisa bernyanyi-nyanyi mendendangkan lagu-lagu indah, entah itu lagu sekolah minggu atau lagu anak-anak. Bahkan sambil berenang di sungai, memancing di danau, bisa menjadi seperti konser kecil bagi kami :-D
Rumah di Jayapura langsung berhadapan dengan Gunung Sentani. Sehingga hampir tiap hari saya bisa pergi bermain dengan teman-teman ke atas gunung. Entah itu meluncur dengan daun kelapa, atau memanjat pohon jambu, berlari-lari diantara semak berduri, rasanya senang dan indah sekali....
Pernah suatu saat, Bapak sangat marah karena saya tidak tidur sore di rumah. Pulang kantor Bapak tahu saya tertidur di rumah tetangga orang Irian asli yang sudah seperti saudara, hehehee soalnya enak Pak habis makan nasi putih dicampur air teh, sudah kenyang terus mengantuk tidur diatas lantai dingin, rasanya enak sekali....Maafkan Rina Pak :-(
Meski kelihatan saya sangat mandiri dan percaya diri, sehingga kelihatan kurang ayu :-D, tapi dihati yang paling dalam, saya sangat senang dengan rias merias dan mematut diri depan kaca.....
Hingga sudah kuliah, kebiasaan rambut pendek pun berubah. Penampilan sembrono pun kutinggalkan. Rasanya sangat tidak enak bila tidak ada teman lelaki yang bisa berlama-lama dengan saya..:-(. Karna disaat teman perempuan lainnya sudah menggandeng pacar, saya hanya bisa melihat dan bersedih....
Hahaahhaa, pengalaman memang selalu yang terbaik. Masa lalu jelek bukan berarti harus terus disesali dan diingat.
Sekarang Rina bukan yang dulu...
Rina sekarang sangat senang dengan kewanitaan. Bisa pergi ke suatu tempat menemukan aksesoris yang saya rasa cantik, pasti akan saya beli. Mematut dan memadupadankan pakaian, sepatu, aksesoris pokoknya dari ujung rambut sampai ujung kaki, baiknya harus pas dan seimbang. Kata orang, matching.
Saya sangat senang mencari informasi tentang menu masakan dan kue. Memasak bagi saya adalah hal yang inovatif dari hari ke hari.
Berteman dan berteman, merupakan hal yang sangat menyenangkan.............mendapatkan teman baru dari berbagai tempat adalah hal yang sangat menyenangkan. Lebih baik punya 1 teman dari 1000 musuh, bukan? :-))
Dari dulu saya senang dengan hal-hal teknis dan praktis. Makanya kupilih jurusan IT. Hingga sekarang saya sangat senang dan memantau perkembangan teknologi , IT khususnya. Memang jujur, ilmu ku di kuliah tidak 100% terpakai di pekerjaan, tapi saya masih bisa memakainya dibidang lain....
I'll lend my hand to you, its free. Its honest...
Itulah Rina, sangat senang menolong orang. Tidak tega rasa hati ini melihat orang susah...Semampu saya, akan ku tolong orang...
. tidak suka
wajar saja hidup ada perasaan tidak suka. Saya tidak suka dengan kepura-puraan dan kebohongan. Kata orang jaim "jaga image". Huhhh, emangnya dengan jaim kita bisa makan?. Rasanya jaim itu bukan Rina banget.Pengkhianatan, balas dendam, cemburu/iri, tamak, rasanya sakit sekali menerima perlakuan-perlakuan itu. Sesungguhnya, saya sudah terlalu sering mengalami itu. Karna tahu rasanya sakit, makanya saya tidak mau melakukan hal itu ke sekitarku. Terlalu lama untuk memulihkan hati yang tersakiti. Saya tidak pendendam dan saya tidak terlalu sensitif atau perasa atau kata orang mudah tersinggung. Sensitif itu bagus dan perlu tapi tergantung situasi dan kondisi. Kalau manusia tidak sensitif jadinya akan seperti patung/robot. Berjalan lurus tanpa melihat kesekitar...apakah didepan atau samping ada kerikil atau lubang tidak pernah tahu, sehingga akan jatuh dan jatuh lagi, bahkan jatuh ke lubang yang sama berkali-kali. Malah lebih sakit kan?..Hidup tulus tapi cerdik seperti merpati, namun tetap jujur dan ikhlas...Meskipun tantangan berat dan skitar saya bahkan menolak kehadiran saya, tidak akan menyurutkan dan mematahkan semangat saya untuk tetap melakukan kebaikan-kebaikan. Mulailah dari diri sendiri, maka dunia akan berubah, menjadi lebih baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar