Sabtu, 21 Juli 2012

sendiri --- hampa

 

Sendiri

Kusangka tak pernah terjadi
Perihnya hati yang tertusuk
Pada diriku yang
Menyayangi dirimu selalu
Menyayangimu sepenuh hati
Dan kini kau pergi

Sendiri menatap bintang di langit
Tak ada teman yang menemani
Dan kau pun tak pernah peduli
Sendiri dalam gerimis dan hujan
Telanjang menggigil menantimu
Berharap kaupun menemani
Seperti dulu lagi ?

Meskipun kini kau tlah pergi
Meninggalkan kusendiri
Tapi masih kuharap
Masih ada yang sudi menemani
Diriku yang tak terkendali
Menanti dirimu


Sendiri
Semakin lama kurasa semua ini semakin tak nyata
Kehidupanku bagaikan mimpi yang kutunggu tuk terbangunkan
Tak ada yang mengerti ku merasa semakin sendiri
Bagaikan rumput kecil yang tumbuh di gurun pasir yang sepi

Sendiri... hatiku semakin merasa sepi
Tak ada yang mau coba mengerti
Tentang keadaan yang kurasakan
Kurindu... rindu akan belaian cinta
Hanya cintalah yang bisa memberi
Kedamaian di jiwa

Sendiri
satu langkah lagi aku,
‘kan mengulang semuanya
bertemu raga dan wajahmu,
‘kan mengingatkan penyesalanku
mimpiku yang selama ini,
‘kan menjadi kenyataan
entah apa yang terjadi,
kau hilang di kedua tanganmu

sendiri… biarkan aku sendiri
sendiri… oh.. oh..
sendiri… biarkan aku sendiri
sendiri… oh.. oh..
bila kuberi kau kasih,
kau berikan caci maki
dan itu terus berlanjut,
tak akan pernah berhenti
setiap aku berusaha,
mengalihkan pandanganku
disaat itu kau ‘kan beri,
kasih yang aku dambakan




Sendiri

Berulang ku menepis perasaan ini
Aku tak mengerti mengapa begini
Kau buat akupun meragu dengan janjimu dulu
Masih adakah aku tersimpan di hatimu

Ku ingin disayangi bukan untuk dikhianati
Ku ingin dicintai bukan diberi mimpi ooh
Berikanlah kasihmu bukan kasih yang semu
Bila tak ada arti biarkan ku melangkah sendiri
Meresah ku bertanya di dalam hatiku
Mungkinkah dirimu berpaling dariku ooh
Haruskah ku nikmati kesendirian ini
Mestikah ku ingkari resahku ini oh oh oh oh
Sendiri ku melangkah dalam sepi, ku sendiri
 

Sendiri

Kau pesona cintaku yang telah lama hilang
Indah nian dan selalu ku kenang
Tak akan ku lupakan

Kini hanya kepedihan
Dan perihnya luka hati ini
Takkan sanggup melupakan
Ku menangis dan sendiri

Di setiap waktuku dan setiap mimpiku
Selalu saja terlukis wajahmu
Merindukan dirimu

Kapankah tiba kekasih
Yang sejati terangi jiwaku.....


Sendiri

sendiri.... sendiri ku sepi di dalam rindu
menatap hampa dalam hati ini
tiada yang menerangi
batin ini suara hatiku
tak terucap lagi

sendiri
tuk sekian kali ini
kusendiri
setitik harap sirna dalam cinta

dan hanya sebuah rindu yang tersisa
dalam ruang hati ini

kau pergi tinggalkan kenangan ini
dan aku tak mengerti
kau tega meninggalkanku
tiada kata yang kau ucapkan padaku

dan aku takkan dapat
menerima ini

sendiri
tuk sekian kali lagi
kusendiri
setitik harap sirna dalam asa

sudahlahh..........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar