Sensasi naik Tuk Tuk disaat kunjungan saya ke Negara Gajah, Thailand "BANGKOK", pada 26 Oktober 2011.
Kendaraan tradisional yang menyerupai bajaj ini banyak terdapat di kota Bangkok dan merupakan kendaraan alternatif yang sering digunakan untuk menghindari kemacetan. Di Bangkok, supir tuk tuk tidak jauh beda dengan pebalap F1. Jadi, selain kita menikmati kota Bangkok, dapat bonus olahraga jantung dan bonus keringat bercucuran, karena sepanjang perjalanan dengan tuk tuk kecepatan tidak akan kurang dari 70 km/jam. Serius. Bahkan supir ini bisa digelari pebalap F1 profesional, karena dicelah-celah jalan pun masih bisa memacu kecepatan konstan... Phiufff....
Beberapa tips yang dapat saya share ketika sedang naik Bajaj Bangkok ini adalah:
1. Jangan
dandan di dalam Tuk Tuk. Saya sangat tidak menyarankan!. Tidak semua orang mahir dalam menguasai hal ini
karena dibutuhkan keterampilan tingkat Kabupaten. Sisiran di Bajaj
akan berbuah percuma karena angin akan selalu bertiup baik dari arah
depan maupun samping. Jika ingin memakai make-up, pastikan genggaman
tangan tidak akan terganggu oleh getaran Bajaj. Contoh: Memakai
eyeliner efek mata kucing di Bajaj. Jika genggaman tangan pada eyeliner
tidak kuat, maka hasilnya akan menjadi efek mata kucing tremor. Ini
juga berlaku pada lipstick, eye-shadow, blush on dan mascara.
2. Rem ada pada pundak abangnya. Jika ingin memberhentikan Bajaj,
tepuk pundak abangnya. Tepuk, jangan diusap, nanti abangnya salah
sangka. Dan sebaiknya tepuk pundaknya dengan satu tangan, kalau dua
tangan nanti disangka tukang urut.
3. Pastikan
duduk sedikit lebih ke bagian tengah. Karena jambret
bermotor bisa muncul kapan tanpa terduga-duga. Maaf, tapi ini realita,
di negara ini profesi jambret tidak kalah menjamurnya seperti di
Jakarta. Pegang semua barang
bawaan dengan baik, jika khawatir berlebihan, jangan menyender, duduk
maju lebih dekat ke arah abangnya. Kalau perlu rangkul abangnya dari
belakang selama perjalanan berlangsung. Niscaya bukan hanya akan
mendapat rasa aman, tapi juga aroma alami dari ketek si abang yang
akan melekat di diri – bahkan di hati.
4. Jangan
membuang-buang waktu dengan berpikir kalau suara Bajaj bisa ditutupi
dengan volume yang paling keras di iPod atau mp3 player. Ingat: TIDAK
ADA YANG DAPAT MENGALAHKAN SUARA TUK TUK/BAJAJ. Kuncinya hanya satu, yaitu
pasrah.
5. Sedia
tissue atau sapu tangan untuk mengelap keringat jika naik Tuk tuk di
siang hari. Khususnya bagi para wanita, ketika keringat mulai mengalir
pada bagian belahan dada, lap secara perlahan sambil melihat ke kaca
spion. Jika si abang melirik, siapa tau bisa mendapat harga yang
bersahabat.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar