Memang pada saat senang sangatlah mudah untuk mendapat kawan untuk bersenang-senang, namun dalam kondisi susah kita akan kesulitan untuk mendapatkan kawan yang sanggup menghibur dan menguatkan kita.
Manusia memang dilihat dari bentuk rupa, penampilan wajah dan disertai dengan senyuman yang indah ternyata itu semua bisa adalah sebagian dari kamuflase kehidupan yang bisa membawa kita terhanyut dalam sebuah kesesakan. Karena ternyata wajah-wajah yang terlihat manis dan baik dapat berubah jadi serigala-serigala yang yang selalu siap menelan kita bulat-bulat.
Tetapi bukan dengan kondisi demikian menjadikan kita kalah , sebaiknya kita tetap bertahan sebab ternyata disana ada juga kita menemukan kawan yang sejati yang walaupun lama dan mungkin bisa membuat kita frustasi untuk menemukan kawan sejati itu. Dalam pengembaraan perjalanan kita yang perlu kita tetap pegang bahwa kita harus melangkah sesuai dengan hati dan nurani kita yang disertai dengan permohonan kepada Nya. Dengan segala keterbatasan yang kita miliki. Percayalah dalam gelombang dan deraan keadaan itulah yang dinamakan kehidupan , sebab kalau tidak ada badai gelombang itu perjalanan kehidupan kita tidak akan pernah berlabuh kelautan yang maha luas, dan kelak ini akan membawa kita ketempat yang paling sejuk dalam segala kepenatan hidup kita, hanya olehNya kita bisa mengarunginya itu. Satu pesan kalaupun engkau berjalan pada kehidupan yang buas ini tetaplah bertahan dan berusaha karena kita telah memiliki kawan sejati yang bisa kita panggil dalam namaNya. Jangan membalas kejahan dengan kejahatan, karena manusia-manusia itu tidak mengerti dan sadar dengan perbuatannya. Doakan mereka yang sudah berbuat jahat, supaya Tuhan yang bertindak adil dan mengajari mereka utk tidak mengulangi perbuatannya yang keliru. Tuhan saja bisa mengampuni dosa-dosa kita, mengapa kita tidak bisa?...:-)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar